akhifaisal.com


Assalamualaikum,Halo people! sudah beberapa minggu ini kita dikagetkan dengan fenomena pandemi virus Corona atau sekarang disebut Covid-19, WHO sudah meresmikan nama ini yang awalnya di beri nama nCoV-19 menjadi Covid-19 nama ini mewakili kata Corona Virus Disease dan 19 untuk kode tahun 2019 saat virus ini pertama kali ditemukan.

Akibat penularan Covid-19 sangat cepat dan mudah, virus ini dalam beberapa bulan sudah menjangkiti orang-orang di beberapa negara. Covid-19 ini sudah menyebabkan banyak korban yang berjatuhan, maka beberapa negara menerapkan system “Lockdown” sebagai upaya untuk meminimalisir penularan dan memberikan waktu untuk mereka memperlajari lebih jauh tentang virus Covid-19 ini.

Hal ini menyebabkan hampir semua instansi, perusahaan dan perkantoran menerapkan system kerja dari rumah atau biasa disebut WFH (Work From Home), kecuali beberapa instansi dan pelayanan pemerintah tertentu yang tetap harus masuk seperti biasa, seperti BPBD, Damkar, Puskesmas, RSU, RSUD dan lain-lain.

Saya sendiri berkerja di perusahaan desain swasta yang bekerjasama dengan pemerintah, sehingga tetap bekerja dari rumah namun lumayan agak sibuk karena harus membuat desain-desain untuk mensosialisasikan tentang Covid-19 kepada masyarakat. Untuk beberapa orang mungkin WFH menjadi hal yang menyenangkan, saking menyenangkannya beberapa orang lupa bahwa momen WFH adalah momen untuk tetap bekerja dirumah, banyak yang bersantai dan secara tidak sengaja menganggap ini adalah hari libur, padahal tidak. Sehingga hal ini menyebabkan pekerjaan terbengkalai dan menumpuk secara diam-diam..

Nah, untuk menghindari hal tersebut saya akan membagikan tips produktif di kala Covid-19 Melanda.

1. Tetap jalankan rutinitas harian dikala kerja; 

Bangun pagi, mandi, sarapan, dan mulai beraktivitas seperti biasa seperti ketika kita kerja.
Dengan menerapkan rutinitas harian ini harian meski tidak pergi ke kantor hal ini dapat membantu kamu dalam meningkatkan mood kamu dalam/saat bekerja dari rumah.

2. Ciptakan tempat kerja yang nyaman untuk bekerja;

Agar moment WFH menjadi maksimal, carilah area yang nyaman dirumah kamu yang dapat kamu atur menjadi tempat kerja yang kondusif.

Kalau saya memilih tempat yang paling hening dan jauh dari lalulalang penghuni rumah, kondisikan dengan nyaman agar kamu tetap dapat bekerja dan menyelesaikan pekerjaan harian tanpa di tunda-tunda.

Saran saya sih jauhi bekerja di kamar, karena kamu akan lebih sering rebahan di banding duduk menghadap laptop/computer.

3. Menetapkan deadline harian;

Saya selalu menetapkan deadline harian pada hari-hari saya bekerja dari rumah, hal ini penting untuk menjaga ritme dan tempo bekerja kamu agar tidak ada pekerjaan yang tercecer dan menumpuk, apalagi untuk saya pribadi yang tidak suka punya PR tambahan.. deadline ini juga dapat membantu kamu untuk lebih focus menentukan pekerjaan mana yang kamu lebih prioritaskan.

4. Makan, minum dan konsumsi vitamin C;

Meski terdengar sepele tetapi meperhatikan makan, minum dan konsumsi vitamin C adalah salah satu cara agar system imun tubuh kita tetap terjaga sehingga kita tidak akan mudah sakit maupun tertular Covid-19.

5. Tetap berolahraga; 

Tetap bergerak dan berolahraga dapat membuat kamu tetap bugar dan membuat badan serta fikiran kamu menjadi segar dan siap untuk memulai bekerja dari rumah.

6. Tetap berkomunikasi dengan rekan kerja;

Jika kamu bekerja secara grup, maka hal ini sangat penting agar kamu untuk selalu berkordinasi bersama rekan atau atasanmu dalam menyelesaikan pekerjaan maupun project yang sedang kamu lakukan, hal ini juga membuat kita tetap semangat dalam bekerja dan menjadi suasana baru ketika kamu meeting hanya dengan discord, skype, atau software lainnya.

Nah, itu tadi 6 tips agar tetap produktif ketika Covid-19 melanda, semoga bermanfaat untuk kamu dan ingat untuk tetap sehat dan jaga diri agar penularan wabah ini cepat berhenti..


Read More
akhifaisal.com

Assalamualaikum, mengetik mungkin sudah menjadi hal yang sangat biasa di jaman sekarang ini, dibandingkan di masa lalu orang-orang melakukan aktifitas ketik mengetik dengan menggunakan mesin ketik yang lambat laun eranya berakhir pada akhir dasawarsa 1980-an, mesin pengolah kata dan komputer pribadi telah menggantikan fungsi mesin ketik di beberapa negara di dunia bagian barat pada saat itu, dan telah menyebar keseluruh dunia sampai dengan saat ini.

Dibalik sejarahnya yang panjang teknologi alat ini terus berkembang menyeimbangkan dengan kebutuhan dan kenyamanan manusia dalam memakainya, contohnya seperti keyboard komputer yang ada saat ini setidaknya umumnya orang mengetahui kedua jenis keyboard ini, yaitu mekanikal dan membran. mungkin ada beberapa diantara kamu yang bertanya apa sih perbedaan mechanical keyboard itu dengan keyboard biasa atau membran, dan kenapa harganya cukup mahal dari bandingkan keyboard biasa? pada artikel ini saya akan bahas mengenai perbedaan keyboard mekanikal dengan keyboard biasa dan alasan kenapa kamu harus mencoba menggunakan keyboard mekanikal.

Keyboard mekanikal memang sedang digandrungi. Buktinya? Banyak produsen mulai berlomba untuk mengeluarkan produk keyboard mekanikal custom kreasi mereka. Biasanya saat terdengar di telinga tentang keyboard mekanikal yang ada dalam bayangan kita adalah kata “mahal”. Keyboard mekanikal memang tergolong mahal. Harga paling murah yang ada di pasaran untuk perangkat tersebut adalah sekitar Rp 700 ribu. Bagi keyboard membran, tentunya dana sebesar itu biasanya sudah bisa digunakan untuk membeli keyboard dengan fitur yang melimpah.

Tapi sebelum itu saya akan bahas apa itu mechanical keyboard dan perbedaannya dengan keyboard biasa.

Mechanical keyboard atau keyboard mekanikal adalah sebuah papan ketik yang dibuat dengan kualitas yang tinggi, dan menggunakan mechanical switches untuk setiap tombolnya, jadi untuk meregister sebuah huruf user harus menekan switch-switch tersebut.

Rubber dome keyboard adalah jenis keyboard yang sering kamu temukan dipasaran dengan harga yang relative terjangkau dibandingkan mechanical keyboard, untuk mekanisme register hurufnya menggunakan membran yang ditempatkan tepat dibawah tombol papan ketik sehingga ketika tombol dipencet maka akan mengaktifkan circuit yang ada dibawahnya.

Perbedaan kedua jenis keyboard ini menghasilkan pengalaman yang jauh berbeda, pengunaan dome mengharuskan pengguna untuk tidak dapat merubah seberapa keras dan seberapa ringan sebuah switch ditekan, sedangkan pengguna mechanical keyboard dapat dengan bebas memilih karakter switch, apakah ingin clicky, tactile atau linier dan dengan actuation force (jarak ketika switch ditekan sampai suatu key teregister ke keyboard, semakin kecil semakin cepat) yang berbeda-beda.

Mungkin, melihat dari perbedaan tersebut dan tentunya harga yang tinggi, masih banyak yang bertanya apakah keyboard mekanikal itu pantas dibeli atau tidak. Untuk itu saya akan memberikan beberapa alasan mengapa keyboard mekanikal pantas digunakan! 

Daya Tahan yang Tidak Dapat Diragukan

Daya tahan merupakan salah satu hal yang ditonjolkan oleh keyboard mekanikal. Setiap papan ketik mekanikal memakai switch mekanik berbahan metal dan plastik. Maka dari itu keyboard ini pun terasa lebih berat dan kokoh, karena memang switch yang digunakan berbahan baku yang memiliki kualitas tinggi. Jika dirawat dengan baik, keyboard mekanikal akan awet dalam waktu yang sangat-sangat lama.
akhifaisal.com

Sebagai contohnya, keyboard mekanikal dapat bertahan 50 juta kali klik atau lebih, sedangkan membran rata-rata hanya 10 juta kali.

Lebih Akurat, Nyaman, dan Mengurangi Resiko RSI

Mengetik di papan ketik mekanikal memang akan memberikan sensasi lebih akurat. Itu disebabkan karena tiap keycaps mempunyai jarak beberapa milimeter yang biasanya tidak didapatkan di keyboard membran. Juga, tiap keycaps di keyboard mekanikal memiliki bentuk yang sedikit melengkung sehingga saat mengetik pun akan terasa lebih nyaman. Belum lagi sensasi tekanan saat menekan keyboard mekanikal terasa sangat berbeda, saat kamu menekan tombol mekanikal, keycaps akan cepat kembali ketempat semula dan kamu cukup menekan setengah jarak tekan yang itu berarti kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga banyak saat menekan keycaps tersebut. Beberapa orang yang menggunakan keyboard mekanikal mengungkapkan bahwa resiko RSI (Repetitive Strain Injury), penyakit yang terjadi saat kamu mengetik terlalu banyak, akan jauh berkurang jika menggunakan keyboard mekanikal.

Mudah Dirawat dan Pilihan Kustomisasi

Mudah dirawat? Sudah pasti, karena kamu dapat melepas semua keycaps yang terdapat pada papan ketik tersebut, sehingga akan memudahkanmu untuk membersihkan debu yang terselip di antara keycaps ataupun di badan keyboard. Tidak itu saja, kegunaan keycaps yang bisa dilepas pasang adalah kostumisasi. Kamu dapat mengganti keycaps dengan yang lebih menarik. Seperti mengganti warna pada keycaps dibagian tertentu atau bahkan diseluruh keycaps yang terdapat pada keyboard tersebut.

Suara Feedback (Clicky)

Keyboard mekanikal mempunyai feedback dan sensasi tekanan saat menekan yang cukup hingga mengeluarkan suara. Suara itu dihasilkan karena cara kerja switch di dalam keyboard mekanikal tersebut. Kebanyakan switch mekanikal yang ada di pasaran memiliki mekanisme kerja di mana switch tersebut akan menerima input dari keycaps yang kamu tekan walaupun hanya setengah tekan, dan setelah mencapai titik tengah dari switch tersebut, bunyi “click” akan terdengar dan itu berarti kamu sudah menekan tombol tersebut. Tiap switch pun berbeda suara feedbacknya. Hal itu bisa menjadi bahan pertimbanganmu ketika membeli, kembali itu semua tergantung selera masing masing.

Menyenangkan dan Lebih Personal

Beberapa keyboard mekanikal di pasaran memiliki backlight LED yang sangat unik dan menarik. Tidak hanya menyala, LED tersebut juga memiliki tipe masing masing. Seperti, keycaps hanya akan menyala jika kamu menekannya, ataupun lampu LED yang nyala bergantian mengitari keyboard tersebut. Mengetik dengan keyboard mekanikal akan terasa lebih myenangkan dengan adanya fitur tersebut di dalamnya.

akhifaisal.com

Namun jangan khawatir, jika kamu termasuk orang yang tidak terlalu suka dengan backlight LED, terdapat juga keyboard mekanikal polos yang tidak memiliki LED itu semua dapat dicustom tergantung personalisasi kamu sendiri 

Kesimpulan

Terlepas dari harganya yang terbilang cukup mahal dibandingkan keyboard membran, keyboard mekanikal memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh keyboard membran. Satu hal yang paling mencolok adalah masalah durabilitasnya. Contohnya sebuah keyboard mekanikal IBM tetap bisa berfungsi semestinya setelah 30 tahun digunakan. Hal itulah yang tidak akan kamu dapatkan pada keyboard membran. Belum lagi kenyamanan kamu dalam mengetik menggunakan keyboard mekanikal.
Read More
Previous PostOlder Posts Home