akhifaisal.com

Assalamualaikum, mengetik mungkin sudah menjadi hal yang sangat biasa di jaman sekarang ini, dibandingkan di masa lalu orang-orang melakukan aktifitas ketik mengetik dengan menggunakan mesin ketik yang lambat laun eranya berakhir pada akhir dasawarsa 1980-an, mesin pengolah kata dan komputer pribadi telah menggantikan fungsi mesin ketik di beberapa negara di dunia bagian barat pada saat itu, dan telah menyebar keseluruh dunia sampai dengan saat ini.

Dibalik sejarahnya yang panjang teknologi alat ini terus berkembang menyeimbangkan dengan kebutuhan dan kenyamanan manusia dalam memakainya, contohnya seperti keyboard komputer yang ada saat ini setidaknya umumnya orang mengetahui kedua jenis keyboard ini, yaitu mekanikal dan membran. mungkin ada beberapa diantara kamu yang bertanya apa sih perbedaan mechanical keyboard itu dengan keyboard biasa atau membran, dan kenapa harganya cukup mahal dari bandingkan keyboard biasa? pada artikel ini saya akan bahas mengenai perbedaan keyboard mekanikal dengan keyboard biasa dan alasan kenapa kamu harus mencoba menggunakan keyboard mekanikal.

Keyboard mekanikal memang sedang digandrungi. Buktinya? Banyak produsen mulai berlomba untuk mengeluarkan produk keyboard mekanikal custom kreasi mereka. Biasanya saat terdengar di telinga tentang keyboard mekanikal yang ada dalam bayangan kita adalah kata “mahal”. Keyboard mekanikal memang tergolong mahal. Harga paling murah yang ada di pasaran untuk perangkat tersebut adalah sekitar Rp 700 ribu. Bagi keyboard membran, tentunya dana sebesar itu biasanya sudah bisa digunakan untuk membeli keyboard dengan fitur yang melimpah.

Tapi sebelum itu saya akan bahas apa itu mechanical keyboard dan perbedaannya dengan keyboard biasa.

Mechanical keyboard atau keyboard mekanikal adalah sebuah papan ketik yang dibuat dengan kualitas yang tinggi, dan menggunakan mechanical switches untuk setiap tombolnya, jadi untuk meregister sebuah huruf user harus menekan switch-switch tersebut.

Rubber dome keyboard adalah jenis keyboard yang sering kamu temukan dipasaran dengan harga yang relative terjangkau dibandingkan mechanical keyboard, untuk mekanisme register hurufnya menggunakan membran yang ditempatkan tepat dibawah tombol papan ketik sehingga ketika tombol dipencet maka akan mengaktifkan circuit yang ada dibawahnya.

Perbedaan kedua jenis keyboard ini menghasilkan pengalaman yang jauh berbeda, pengunaan dome mengharuskan pengguna untuk tidak dapat merubah seberapa keras dan seberapa ringan sebuah switch ditekan, sedangkan pengguna mechanical keyboard dapat dengan bebas memilih karakter switch, apakah ingin clicky, tactile atau linier dan dengan actuation force (jarak ketika switch ditekan sampai suatu key teregister ke keyboard, semakin kecil semakin cepat) yang berbeda-beda.

Mungkin, melihat dari perbedaan tersebut dan tentunya harga yang tinggi, masih banyak yang bertanya apakah keyboard mekanikal itu pantas dibeli atau tidak. Untuk itu saya akan memberikan beberapa alasan mengapa keyboard mekanikal pantas digunakan! 

Daya Tahan yang Tidak Dapat Diragukan

Daya tahan merupakan salah satu hal yang ditonjolkan oleh keyboard mekanikal. Setiap papan ketik mekanikal memakai switch mekanik berbahan metal dan plastik. Maka dari itu keyboard ini pun terasa lebih berat dan kokoh, karena memang switch yang digunakan berbahan baku yang memiliki kualitas tinggi. Jika dirawat dengan baik, keyboard mekanikal akan awet dalam waktu yang sangat-sangat lama.
akhifaisal.com

Sebagai contohnya, keyboard mekanikal dapat bertahan 50 juta kali klik atau lebih, sedangkan membran rata-rata hanya 10 juta kali.

Lebih Akurat, Nyaman, dan Mengurangi Resiko RSI

Mengetik di papan ketik mekanikal memang akan memberikan sensasi lebih akurat. Itu disebabkan karena tiap keycaps mempunyai jarak beberapa milimeter yang biasanya tidak didapatkan di keyboard membran. Juga, tiap keycaps di keyboard mekanikal memiliki bentuk yang sedikit melengkung sehingga saat mengetik pun akan terasa lebih nyaman. Belum lagi sensasi tekanan saat menekan keyboard mekanikal terasa sangat berbeda, saat kamu menekan tombol mekanikal, keycaps akan cepat kembali ketempat semula dan kamu cukup menekan setengah jarak tekan yang itu berarti kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga banyak saat menekan keycaps tersebut. Beberapa orang yang menggunakan keyboard mekanikal mengungkapkan bahwa resiko RSI (Repetitive Strain Injury), penyakit yang terjadi saat kamu mengetik terlalu banyak, akan jauh berkurang jika menggunakan keyboard mekanikal.

Mudah Dirawat dan Pilihan Kustomisasi

Mudah dirawat? Sudah pasti, karena kamu dapat melepas semua keycaps yang terdapat pada papan ketik tersebut, sehingga akan memudahkanmu untuk membersihkan debu yang terselip di antara keycaps ataupun di badan keyboard. Tidak itu saja, kegunaan keycaps yang bisa dilepas pasang adalah kostumisasi. Kamu dapat mengganti keycaps dengan yang lebih menarik. Seperti mengganti warna pada keycaps dibagian tertentu atau bahkan diseluruh keycaps yang terdapat pada keyboard tersebut.

Suara Feedback (Clicky)

Keyboard mekanikal mempunyai feedback dan sensasi tekanan saat menekan yang cukup hingga mengeluarkan suara. Suara itu dihasilkan karena cara kerja switch di dalam keyboard mekanikal tersebut. Kebanyakan switch mekanikal yang ada di pasaran memiliki mekanisme kerja di mana switch tersebut akan menerima input dari keycaps yang kamu tekan walaupun hanya setengah tekan, dan setelah mencapai titik tengah dari switch tersebut, bunyi “click” akan terdengar dan itu berarti kamu sudah menekan tombol tersebut. Tiap switch pun berbeda suara feedbacknya. Hal itu bisa menjadi bahan pertimbanganmu ketika membeli, kembali itu semua tergantung selera masing masing.

Menyenangkan dan Lebih Personal

Beberapa keyboard mekanikal di pasaran memiliki backlight LED yang sangat unik dan menarik. Tidak hanya menyala, LED tersebut juga memiliki tipe masing masing. Seperti, keycaps hanya akan menyala jika kamu menekannya, ataupun lampu LED yang nyala bergantian mengitari keyboard tersebut. Mengetik dengan keyboard mekanikal akan terasa lebih myenangkan dengan adanya fitur tersebut di dalamnya.

akhifaisal.com

Namun jangan khawatir, jika kamu termasuk orang yang tidak terlalu suka dengan backlight LED, terdapat juga keyboard mekanikal polos yang tidak memiliki LED itu semua dapat dicustom tergantung personalisasi kamu sendiri 

Kesimpulan

Terlepas dari harganya yang terbilang cukup mahal dibandingkan keyboard membran, keyboard mekanikal memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh keyboard membran. Satu hal yang paling mencolok adalah masalah durabilitasnya. Contohnya sebuah keyboard mekanikal IBM tetap bisa berfungsi semestinya setelah 30 tahun digunakan. Hal itulah yang tidak akan kamu dapatkan pada keyboard membran. Belum lagi kenyamanan kamu dalam mengetik menggunakan keyboard mekanikal.
Read More
akhifaisal.com

Assalamualaikum teman-teman, baru-baru ini (walaupun telat sih) ada laptop yang menyita perhatian saya, mungkin bukan hanya saya tetapi teman-teman produktif dengan pekerjaan yang spesifik seperti Photographer, Video Editor, Programmer, 3D Animator, Streamer maupun Desainer Grafis meyadari bahwa gawai yang satu ini akan mempermudah aktifitas produktif mereka,

Sebenarnya teman-teman mungkin sudah tau kalau ASUS sudah secara resmi meluncurkan dua laptop unik terbarunya yang bernama ZenBook Pro Duo UX581 dan ZenBook Duo UX481 di Indonesia.

Dan di antara keduanya, tentunya secara urutan numerik ASUS ZenBook Pro Duo UX581 mempunyai fitur dan spesifikasi hardware yang lebih tinggi. Hal ini terlihat dengan penggunaan prosesor Intel Core i9-9980HK atau Intel Core i7-9750H yang memiliki performa "monster" sehingga mampu menangani aplikasi editor video, desain grafis, animasi 3D, hingga game dengan lancar tanpa hambatan. Memang karena ASUS sendiri meng-claim bahwa produknya dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitasmu ke tingkat selanjutnya. Saya sendiri temasuk orang yang setuju dengan statement itu karena terbukti laptop ini juga didukung dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 2060 yang kompatibel dengan RTX Studio Driver untuk mendukung beragam aplikasi profesional yang sering digunakan oleh para kreator konten. Pihak ASUS sendiri mengatakan bahwa laptop ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi para kreator konten porfesional yang sering menjalankan aplikasi dengan beban kerja tinggi.

Apalagi GeForce RTX 2060 juga sudah mendukung fitur teknologi Real-Time Ray Tracing yang mampu membuat game dan editing video terlihat lebih realistis dan memanjakan mata penggunanya. Tentu saja untuk game yang dijalankan pun harus mendukung teknologi Ray Tracing tersebut untuk bisa memanfaatkan fitur ini.

RAM 32GB berteknologi DDR4 yang hadir di dalamnya mampu mendukung aplikasi dengan beban kerja tinggi atau game secara multitasking sehingga dapat tetap berjalan mulus tanpa lag. Sementara storage internalnya sudah dipercayakan pada M.2 NVMe PCIe SSD berkapasitas 1 TB. Tidak cuma mempunyai performa yang cepat, SSD ini pun mampu menyimpan banyak aplikasi, game, dokumen, foto, video, maupun musik sekaligus.

Menariknya, dan sekaligus yang menjadi pembeda, ASUS ZenBook Pro Duo UX581 ini hadir dengan dua layar yang terdiri dari layar sentuh utama dan ScreenPad Plus. Untuk layar sentuh utama memiliki lebar 15,6 inci dengan resolusi 4K Ultra HD (3840 x 2160 piksel) dan teknologi OLED yang mampu memanjakan mata penggunanya.

akhifaisal.com


Layar sentuhnya ini sudah memiliki fitur 133% sRGB, 100% DCI-P3, Pantone Validated Display, dan Vesa HDR Certified Display sehingga mampu menampilkan warna yang akurat untuk membantu penggunanya dalam menghasilkan produk dengan warna yang akurat ketika dicetak atau dihadirkan pada media lainnya. Tentunya aspek ini sangat penting bagi para desainer untuk menyamakan warna yang akurat dengan warna yang memang kita inginkan.

Sementara layar kedua atau ScreenPad Plus yang hadir pada laptop ini mempunyai lebar 14 inci dengan resolusi 4K yang dapat disentuh oleh penggunanya. Pada layar kedua ini, penggunanya dapat mengerjakan aktivitas lain mulai dari chatting, musik, aplikasi, ataupun menampilkan toolbar dari aplikasi editor yang sedang dijalankan. Hadirnya dua layar ini memudahkan penggunanya untuk dapat melakukan pekerjaan secara multitasking ketika menjalankan dua aplikasi yang berbeda.

Tak hanya itu, nilai tambanya adalah ASUS juga telah menyediakan pena khusus dalam paket penjualan ZenBook Pro Duo ini untuk memudahkan penggunanya melakukan aktivitas mencoret, menggambar, mensketsa, maupun menavigasikan sistem operasi dengan mudah di layar utama maupun ScreenPad Plus.

Oiya tak lupa laptop ini juga telah dibekali dengan InfaRed HD Web Camera, WiFi 5, Bluetooth 5.0, speaker Harman/Kardon, baterai 71Whrs 8-cell Li-ion, dan sistem operasi Windows 10 Original.

ASUS ZenBook Pro Duo sendiri dijual di Indonesia dengan harga yang mencapai Rp 45.999.000 untuk varian Intel Core i7 dan Rp 55.999.000 untuk varian Intel Core i9. Sebuah harga yang sepadan dengan fitur canggih yang ditawarkan untuk membantu pekerjaan para Profesional.
Read More
Previous PostOlder Posts Home