Keuntungan Menjadi Desainer Grafis

No Comments
akhifaisal.com
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.

Assalamu'alaikum ikhwani wa akhwati fillah, kali ini saya akan membahas tentang bidang Desain Grafis. Bidang desain grafis cukup diminati. Setiap perusahaan yang bergerak dibidang apapun mulai memerlukan seorang desainer grafis. Desain grafis seringkali diperlukan untuk suatu advertising atau senjata, guna promosi suatu perusahaan. Berikut saya akan kupas keuntungan menjadi seorang desainer grafis.

Desain grafis ialah sebuah proses komunikasi menggunakan sekian banyak jenis unsur visual, laksana tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk membuat persepsi akan sebuah pesan yang disampaikan. dan bidang ini biasa disebut proses komunikasi visual.

Seorang desainer grafis mesti dapat menyampaikan pesan-pesan yang hendak dia sampaikan menggunakan sekian banyak  unsur visual. Keberhasilan seluruh proses komunikasi visual ini seringkali ditunjukan dengan persepsi baru yang orang lain dapatkan.

Misalnya, pemakaian visual sign/rambu-rambu jalan. Elemen visual yang sederhana, tapi dapat dipahami semua pengendara. Sign dilarang parkir, maka tidak bakal ada orang yang parkir ditempat tersebut. Kecuali manusia bebal yang tidak memahami rambu-rambu.

Mari kita kupas apa keuntungan menjadi desainer grafis.

Mengekspresikan Kreatifitas Kamu
Sebagai seorang desainer grafis kamu dapat dengan leluasa mengekspresikan kreatifiasmu.
Saat ini kecemasan yang dirasakan kebanyakan desainer ialah tentang hal bayaran. Banyak klien yang hendak mendapatkan desain bagus namun tidak menginginkan bayar mahal. Dan konyolnya lagi, desain diminta harus cepat selesai. Bahkan tidak sedikit yang menyindir mengenai harga teman, atau gratis.
Baiknya, kamu dapat membuat pemahaman tetang gejala tersebut dengan suatu infografis yang berisi mengenai data-data yang diperoleh dari sekian banyak sumber, yang merupakan bagian dari mengekspresikan kreatifitas menjadi karya.

Menjalankan Studio Sendiri
Kamu hendak mempunyai studio desain sendiri? Sekarang saatnya kamu mulai wujudkan khayalan itu. Jangan ditunda lagi. Skill desain yang kamu miliki memungkinkanmu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sekarang hanya tinggal niat kamu saja. Jangan berekspektasi terlampau tinggi, ciptakan studio desainmu mulai dari studio kecil dulu. Cari nama, buat desain logo, dan promosikan. Salah satu perangkat yang mungkin kamu butuhkan dalam menjalankan studio desain mungkin, pen tablet. .

Bekerja di Rumah / Dimana Saja
Saya sendiri terkadang suka bekerja dimana saja, dirumah ataupun ditempat lain yang cuku nyaman untuk bekerja. Sebagian orang mengatakan bekerja full-time dikantor kadang membuatnya kehilangan kreatifitas, namun sebagai desainer grafis kamu dapat bekerja dimana saja yang kamu mau. Dengan catatan, kamu memang tidak terbelenggu pada jam kantor atau sebagai freelancer.

Jika kamu belum dapat membangun studio desainmu sendiri, kamu dapat memulai dengan menjadi freelancer terlebih dahulu. Hitung-hitung menajamkan skill dan menggali pengalaman.

Potensial Freelancer
Jika kamu hendak memulai karir sebagai freelancer, desain grafis paling berpotensial guna hal ini. Seperti poin sebelumnya, dengan menjadi freelancer kamu dapat bekerja dimana saja, kapanpun tanpa mesti terbelenggu waktu (cuma deadline yang mengikat). Saat ini tidak sedikit website yang menolong para freelancer menemukan projek desain. Di Indonesia sendiri ada sribu.com, sribulancer, project.co.id, freelancer.co.id bila di luar ada 99design.com, elance.com, upwork.com, freelancer.com, dan lainnya.
Di samping itu, kpeluang dari jenis desain pun banyak, ada desain logo, pakaian, website, iklan, kemasan dan lain-lain.

Belajar Sendiri (Otodidak)
Skill desain grafis tidak mesti ditajamkan dari bangku formal saja, laksana kuliah dikampus desain. Lebih dari itu, skill desain bakal semakin bertambah tidak jarang karena selalu dilatih. Kamu dapat belajar dari banyak tutorial, banyak membaca buku dan artikel tentang desain, dan yang harus terpenting memiliki passion di bidang desain.

Cuma Bermodalkan Software Desain Dan Kreatifitas
Jika kamu memulai karir sebagai seorang freelancer kamu tidak membutuhkan modal yang begitu besar. Kamu tidak butuh alat berat, truk, atau material lainnya. Kamu hanya perlu komputer yang mumpuni dan aplikasi desain laksana Adobe Ilustrator atau Photoshop. Dan urusan yang terpenting ialah kreatifitas, usaha keras dan pengembangan diri. kedengarannya lumayan mudah, tapi kamu membutuhkan tidak sedikit latihan guna bersaing agar bisa menjangkau permukaan. Rajinlah menyimak dan melihat-lihat referensi desain.

Stabilitas Pekerjaan
Dengan begitu banyak peluang, besar kemungkinan bahwa seorang desainer grafis akan tidak jarang kali mempunyai pekerjaan. Masalah ekonomi dapat mengakibatkan kenaikan kebutuhan iklan. Semakin besar perkembangan sebuah perusahaan akan sangat perlu untuk mempekerjakan desainer grafis. Meskipun kompetitif, pasar desain grafis tumbuh dan tidak mengindikasikan tanda-tanda penurunan. Iklan yang efektif dapat menciptakan atau menghancurkan suatu perusahaan, sehingga menyewa seorang desainer grafis  berpengalaman merupakan tahapan awal untuk meningkatkan pemasaran.

Basis Klien Besar
Beberapa bisnis mempunyai basis klien yang terbatas, tetapi setiap bisnis memerlukan desainer grafis. Jika suatu bisnis akan mengerjakan pemasaran, maka perusahaan butuh merancang bahan-bahan guna sebagai senjata pemasaran mereka. Disinilah peran urgensi dari desain grafis. Selama bisnis terus berkembang dan bisnis baru terus muncul, maka desainer grafis akan tidak sulit memiliki pekerjaan. Dengan demikian, kompetisi semakin ketat setiap hari, sehingga kamu akan perlu bekerja lebih keras guna naik kepermukaan.

Semakin besarnya kompetisi maka akan hadir perang harga. Seseorang akan menciptakan harga terendah untuk calon kliennya. Tidak menyalahkan sih. Tapi harga menilai kualitas. Sudah pasti. Dengan harga yang begitu rendah saya sendiri yakin, desainer itu tentunya tidak bakal memaksimalkan kemampuannya dalam mendesain. Mungkin bisa menjadi “yang penting jadi”, entah tampak bagus atau tidak, yang penting klien suka.

Berpotensi sebagai Bisnis yang berulang
Klien yang sama bisa jadi akan menjadi pelanggan berharga guna mendapatkan lebih dari satu pekerjaan. Kita tidak tahu kebutuh perusahaan klien. Jika perkembangan perusahaannya bagus, guna  mengembangkan bisnisnya, sudah tentu mereka memerlukan pemasaran yang akan menggandeng desainer grafis guna menyiapkan bahan-bahannya. Pelayanan yang baik untuk klien bisa jadi akan menciptakan klien tersebut kembali untuk kamu. Ini akan menguntungkan, untuk menutup target bulananmu.

Tapi, terdapat catatan yang barangkali harus kamu pertimbangkan. Meski klien ialah raja, namun kamu pun harus memilih klien yang menurutmu layak untuk dijaga juga. Jangan menjaga klien yang maunya untung saja, namun tidak inginkan menjalankan kewajibannya juga. Jangan mepertahankan klien yang maunya murah tapi mau desain dengan kualitas yang bagus. Kalau bisa, beri pengertian, tapi bila tidak memahami juga, lebih baik lepaskan saja.

Marketing yang Mudah
Ada banyak cara untuk mengerjakan marketing. Salah satunya dengan memakai media online berupa website. Media online di jaman sekarang ini paling efektif untuk mengerjakan pemasaran. Hanya perlu ongkos tahunan guna domain dan hosting, dan sejumlah teknik seo website. Atau kamu dapat memajang portfolio anda di situs komunitas laksana kreavi.com, behance.com atau dribbble.com.

Mungkin itu saja poin yang dapat saya bagikan untuk kalian semuanya. Dengan adanya 10 poin diatas bukan berarti menjadi desainer grafis gampang-gampang saja. Banyak perjuangan yang mesti kamu lakukan. Kamu harus terus berlatih guna menghadapi kompetisi yang semakin ketat dari hari ke hari. Banyak-banyak melihat referensi, membaca tulisan atau buku tentang pertumbuhan desain barangkali akan sangat membantumu untuk menambah skill-mu.

Jazakumullah Khair wa Barakallahu Fikum

Referensi :
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar

Post a Comment